TP PKK Tomoni Timur Gelar Lomba Cipta Menu B2SA, MP-ASI, dan Olahan Ikan

oleh -5 membaca
oleh

LUWU TIMUR, Chaneltimur.com –  Beragam pangan lokal disulap menjadi sajian sehat dan menarik dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI), serta olahan ikan yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Tomoni Timur, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Tomoni Timur tersebut diikuti TP PKK dari delapan desa se-Kecamatan Tomoni Timur. Masing-masing peserta menampilkan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang tidak hanya menarik dari sisi penyajian, tetapi juga memenuhi prinsip gizi dan keamanan pangan.

Kegiatan dibuka langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dari delapan desa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurut Yulius, keikutsertaan seluruh TP PKK desa merupakan bagian dari gerakan positif untuk mendorong keluarga memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan lokal.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dari delapan desa yang telah ikut berpartisipasi. Ini merupakan gerakan positif untuk mengajak TP PKK dan masyarakat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan lokal yang dapat menghasilkan makanan bergizi, seimbang, dan aman,” ujar Yulius.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada perlombaan, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi keluarga untuk mengembangkan pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni Timur, drg. Elizabeth Murniati, Sp.KG, mengatakan lomba tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana untuk mendorong keluarga agar semakin kreatif dalam menyediakan makanan sehat dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat, khususnya TP PKK dan keluarga, dalam menciptakan menu sehat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal,” kata Elizabeth.

Menurut dia, pemanfaatan pangan lokal juga penting untuk mendorong penganekaragaman konsumsi pangan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis pangan pokok, terutama beras dan terigu.

Melalui lomba tersebut, TP PKK juga ingin mendorong masyarakat mengoptimalkan hasil pertanian dan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
“Pangan lokal dan hasil pekarangan dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral,” ujarnya.
Selain menjadi ruang untuk menunjukkan kreativitas dalam mengolah makanan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antarkader PKK dari delapan desa.

Elizabeth mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan bertukar pengalaman antar-TP PKK desa dan kecamatan se-Kecamatan Tomoni Timur.
“Ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-TP PKK desa dan kecamatan se-Kecamatan Tomoni Timur,” katanya.

Suasana kegiatan berlangsung semarak. Setiap desa berupaya menyajikan kreasi terbaiknya, mulai dari menu B2SA, makanan pendamping ASI, hingga berbagai olahan ikan.

Setelah seluruh rangkaian penilaian selesai, dewan juri kemudian mengumumkan hasil perlombaan. Desa Margomulyo berhasil meraih Juara I, disusul Desa Manunggal sebagai Juara II, sementara Desa Cendana Hitam meraih Juara III.
Meski demikian, semangat kegiatan tidak berhenti pada siapa yang menjadi juara. Seluruh peserta dari delapan desa mendapatkan bingkisan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas mereka.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong gerakan pemanfaatan pekarangan di tengah masyarakat Tomoni Timur. Pekarangan yang selama ini mungkin hanya menjadi ruang kosong di sekitar rumah dapat diubah menjadi sumber pangan keluarga tempat menanam sayuran, buah, maupun tanaman pangan lainnya. (Red)