Camat Tomoni Timur Hadiri Reses Anggota DPRD Sulsel Marten Rante Tondok Serap di Desa Pattengko

oleh -3 membaca
oleh

LUWU TIMUR, Chaneltimur.com Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Marten Rante Tondok, menggelar kegiatan reses di Desa Pattengko, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (24/7/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Tomoni Timur Yulius, Kepala Desa Pattengko, perangkat desa, kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelompok tani, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga Desa Pattengko.

Reses berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Camat Tomoni Timur Yulius mengapresiasi pelaksanaan reses yang dilakukan Marten Rante Tondok di wilayahnya. Menurutnya, reses merupakan bagian penting dari proses demokrasi karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakilnya di parlemen.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Marten Rante Tondok yang telah hadir di Desa Pattengko untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Reses merupakan bagian dari proses penjaringan aspirasi masyarakat yang diwakilinya,” ujar Yulius.

Ia menambahkan, kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat menunjukkan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan konstituen.
“Kehadiran beliau menjadi bukti bahwa wakil rakyat tidak melupakan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada Pemilu Legislatif lalu. Kami berharap aspirasi yang disampaikan hari ini dapat diperjuangkan sesuai kewenangannya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat menitipkan sejumlah aspirasi kepada Marten Rante Tondok. Di antaranya penanganan tanggul Sungai Tomoni yang terancam jebol dan dinilai harus segera mendapat perhatian karena menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Warga khawatir kondisi tersebut dapat membahayakan permukiman maupun lahan pertanian apabila tidak segera ditangani.

Selain itu, warga juga meminta penambahan kuota tabung LPG 3 kilogram untuk BUMDes Pattengko agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, dukungan pemberdayaan UMKM, bantuan benih padi unggul dan alat serta mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani, serta perbaikan saluran irigasi primer di Desa Pattengko yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung produktivitas sektor pertanian.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Marten Rante Tondok menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi catatan penting dalam pelaksanaan tugasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Ia berkomitmen mengawal usulan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun instansi teknis terkait untuk persoalan yang berada di luar kewenangan provinsi.

Reses kemudian ditutup dengan dialog interaktif antara anggota DPRD dan masyarakat. Warga berharap berbagai usulan yang telah disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat diwujudkan dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pattengko dan Kecamatan Tomoni Timur. (Red)