Didampingi Camat, Tiga Desa di Tomoni Timur Vaksinasi 437 Hewan Penular Rabies

oleh -6 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com –  Sebanyak 437 hewan penular rabies (HPR) divaksinasi di tiga desa di Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada 3–4 September 2026. Vaksinasi menyasar anjing dan kucing milik warga sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran rabies.

Berdasarkan rekap data Tim Vaksinator Kabupaten Luwu Timur, vaksinasi pada Kamis, 3 September 2026, berlangsung di Desa Kertoraharjo dan Desa Margomulyo.
Di Desa Kertoraharjo, sebanyak 150 HPR menerima vaksin, terdiri atas 107 anjing dan 43 kucing. Sementara di Desa Margomulyo, vaksinasi mencakup 126 HPR, dengan rincian 73 anjing dan 53 kucing.

Sehari kemudian, Jumat, 4 September 2026, tim vaksinasi melanjutkan kegiatan di Desa Pattengko. Sebanyak 161 HPR divaksinasi, terdiri atas 112 anjing dan 49 kucing.

Dengan demikian, selama dua hari pelaksanaan, tiga desa tersebut mencatat 292 anjing dan 145 kucing yang telah memperoleh vaksin rabies. Totalnya mencapai 437 ekor.

Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kecamatan Tomoni Timur dipantau langsung oleh Camat Tomoni Timur Yulius, Camat juga mendampingi Tim Vaksinator Kabupaten Luwu Timur dalam pelaksanaan vaksinasi dari lingkungan warga.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus mendorong pemerintah desa dan masyarakat berpartisipasi dalam program pencegahan rabies.
Kehadiran camat di lokasi juga menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap upaya meningkatkan cakupan vaksinasi HPR. Pemilik hewan peliharaan didorong untuk membawa anjing maupun kucing mereka agar mendapatkan vaksin rabies.

Rabies bukan hanya persoalan kesehatan hewan. Penyakit ini dapat berakibat fatal pada manusia apabila tidak ditangani dengan tepat. Karena itu, vaksinasi HPR menjadi salah satu langkah penting dalam memutus mata rantai penularan.

Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur bersama Tim Vaksinator Kabupaten Luwu Timur mengajak masyarakat tidak mengabaikan vaksinasi hewan peliharaan. Pencegahan, terutama melalui vaksinasi, dinilai jauh lebih penting sebelum terjadi kasus gigitan atau penularan. (Red)