Tari Janger dan Puisi Berantai Orang Tua Murid Meriahkan Pentas Seni Akhir Tahun TK Negeri Pembina Tomoni Timur

oleh -5 membaca
oleh

LUWU TIMUR, Chaneltimur.com Keceriaan dan rasa haru mewarnai Pentas Seni Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 TK Negeri Pembina Tomoni Timur yang digelar di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa menampilkan bakat dan kreativitas yang telah diasah selama mengikuti proses pembelajaran.

Sebanyak 36 dari 39 siswa TK Negeri Pembina Tomoni Timur resmi ditamatkan pada tahun ajaran 2025/2026. Sebelum prosesi penamatan, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni yang menghibur para tamu undangan dan orang tua murid.

Mulai dari fashion show, Tari Manuk Dadali, hingga Tari Janger berhasil memukau penonton yang memenuhi lokasi kegiatan. Dengan penuh percaya diri, para siswa tampil di atas panggung menunjukkan kemampuan mereka di hadapan guru dan orang tua.

Namun, penampilan yang paling menyita perhatian justru datang dari para orang tua murid. Sejumlah ayah dan ibu tampil membawakan puisi berantai dengan penuh penghayatan. Penampilan mereka yang sarat ekspresi dan emosi mendapat sambutan hangat serta tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Kepala TK Negeri Pembina Tomoni Timur, H. Nursaida, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Cendana Hitam yang selama ini terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan TK Negeri Pembina Tomoni Timur.

Menurut Nursaida, dukungan pemerintah desa menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang berbagai program pendidikan dan kegiatan sekolah.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di TK Negeri Pembina Tomoni Timur selama satu tahun terakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk dididik dan dibimbing di TK Negeri Pembina Tomoni Timur. Terima kasih pula atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini dalam menyukseskan berbagai program dan kegiatan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tomoni Timur, Yulius, yang hadir bersama Sekretaris Desa Cendana Hitam dan Bunda PAUD Desa Cendana Hitam, memberikan apresiasi atas konsistensi sekolah dalam menggelar pentas seni setiap tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penamatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk melatih keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri anak sejak usia dini.

“Pentas seni seperti ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum. Ini penting untuk membangun kepercayaan diri mereka sejak dini,” kata Yulius.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada kepala sekolah, para guru, dan seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Menurut dia, mendidik anak usia dini bukan pekerjaan yang mudah karena membutuhkan ketelatenan, keterampilan, dan kesabaran yang tinggi.
“Tidak semua orang mampu mendidik anak-anak TK. Dibutuhkan kesabaran dan ketulusan luar biasa untuk membentuk karakter mereka sejak dini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yulius mengingatkan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak anak di lingkungan rumah.
“Guru memiliki tugas memberikan ilmu pengetahuan dan membantu mengembangkan kecerdasan anak. Namun pendidikan karakter, moral, dan akhlak harus dimulai dari rumah melalui peran orang tua,” katanya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Camat Tomoni Timur melakukan pengalungan medali kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di TK Negeri Pembina Tomoni Timur. Prosesi tersebut berlangsung penuh haru dan menjadi simbol apresiasi atas perjalanan belajar para siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar.

Pentas seni itu sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Kecamatan Tomoni Timur. (Red)