Forum Anak Hita Karana Tomoni Timur Ikut Upacara HAN, Siap Jadi Pelopor dan Pelapor Pemenuhan Hak Anak

oleh -6 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com Sebanyak 30 orang pengurus Forum Anak Hita Karana Kecamatan Tomoni Timur turut ambil bagian dalam Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Batara Guru, Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur, Kamis (23/07/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, serta dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan, para guru, kepala sekolah, unsur Forkopimcam, tenaga pendidik, serta perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Tomoni Timur.

Kehadiran Forum Anak Hita Karana menjadi bukti nyata bahwa anak memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan, menyampaikan aspirasi, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan layak bagi anak.

Dalam amanatnya, Camat Tomoni Timur Yulius menegaskan bahwa keberadaan Forum Anak Hita Karana memiliki peran strategis dalam mengawal pemenuhan hak-hak anak di wilayah Kecamatan Tomoni Timur.
“Forum Anak Hita Karana Kecamatan Tomoni Timur tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami akan terus membangun kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, sekolah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, hingga para orang tua dalam memperjuangkan terpenuhinya hak-hak anak di Tomoni Timur,” ujar Yulius.

Ia menjelaskan, Forum Anak Hita Karana diharapkan menjadi wadah partisipasi anak yang mampu menjadi pelopor berbagai kegiatan positif sekaligus pelapor apabila menemukan adanya pelanggaran terhadap hak-hak anak.
“Anak-anak kita harus berani menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. Di sisi lain, mereka juga harus menjadi pelapor apabila mengetahui adanya pelanggaran hak anak, termasuk kasus kekerasan terhadap anak, perundungan (bullying), eksploitasi, maupun bentuk diskriminasi lainnya. Pemerintah Kecamatan akan memastikan setiap laporan ditindaklanjuti bersama pihak-pihak terkait demi memberikan perlindungan terbaik bagi anak,” tegasnya.

Menurut Yulius, mewujudkan Kecamatan Layak Anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang kuat diyakini akan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Usai pelaksanaan upacara, Forum Anak Hita Karana bersama Camat Tomoni Timur, unsur TNI-Polri, Satpol PP, para guru, serta pendamping forum anak mengabadikan momen kebersamaan sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung gerakan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kecamatan Tomoni Timur.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kecamatan Tomoni Timur diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan segala bentuk pelanggaran terhadap hak anak.
“Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Bersama Forum Anak Hita Karana, Tomoni Timur Siap Menjadi Kecamatan yang Ramah dan Layak Anak.” (Red)