Luwu Timur, Chaneltimur.com – Camat Tomoni Timur, Yulius, menegaskan pentingnya pengelolaan sampah dan partisipasi aktif aparatur dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Luwu Timur ke-23 tahun 2026. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) di Desa Alam Buana, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Alam Buana tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari camat, kepala desa, kepala unit kerja, aparatur sipil negara (ASN), ibu-ibu PKK, hingga lansia dan pelajar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai mengelilingi lapangan sebanyak lima putaran. Setelah itu, peserta mengikuti senam bersama yang dipandu instruktur berpengalaman sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran tubuh.
Dalam arahannya sebelum senam dimulai, Yulius mengingatkan pentingnya konsistensi mengikuti kegiatan SSJ. Menurut dia, aktivitas tersebut menjadi sarana efektif untuk menjaga kesehatan setelah rutinitas kerja selama lima hari.
“Jangan bosan mengikuti SSJ, karena ini memberi dampak baik bagi kesehatan. Di sinilah tempat kita melakukan peregangan otot,” ujarnya.
Selain soal kesehatan, Yulius juga menyoroti pengelolaan sampah melalui optimalisasi bank sampah di seluruh unit kerja, termasuk di tingkat desa. Ia meminta agar setiap ASN dan aparat desa memiliki rekening bank sampah sebagai bagian dari tertib administrasi.
“Ini penting diperhatikan. Jika tidak memiliki rekening bank sampah, maka administrasi kepegawaian ASN tidak bisa diproses. Sementara bagi aparat desa, pencairan anggaran APBDes juga bakal lambat ,” tegasnya.
Lebih lanjut, dalam rangka menyambut HUT Luwu Timur ke-23,Camat mengajak ASN dan aparat desa untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam pemasangan umbul-umbul di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Ayo ASN dan aparat desa, kita beri contoh kepada masyarakat. Kita yang lebih dahulu memasang umbul-umbul di depan rumah,” katanya.
Melalui kegiatan SSJ, Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga memperkuat disiplin aparatur serta partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah. (Red)





