Luwu Timur, Chaneltimur.com – Camat Tomoni Timur, Yulius, menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta penguatan pemahaman terhadap empat pilar pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Puskesmas Tomoni Timur yang dihadiri Kepala Puskesmas Deli Gustin beserta seluruh jajaran, Senin 20 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan primer.
Dalam arahannya, Camat tomoni Timur menekankan bahwa kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu layanan. Seluruh tenaga kesehatan diimbau untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, mencintai profesi, serta mengedepankan etika pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan prinsip Senyum, Salam, dan Sapa. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat,” ujar Yulius.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya memahami dan mengimplementasikan empat pilar utama dalam pelayanan kesehatan, yakni promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit.
“Tenaga kesehatan harus mampu menjalankan fungsi promotif dan preventif secara maksimal, tanpa mengabaikan layanan kuratif dan rehabilitatif. Pendekatan ini penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh,” tegasnya.
Lebih lanjut, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Di tengah perkembangan teknologi informasi, tenaga kesehatan dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberikan layanan yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi.
Camat juga mendorong seluruh jajaran untuk mendukung kepemimpinan Kepala Puskesmas melalui inovasi dan terobosan program dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Dalam aspek lingkungan pelayanan, seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas pembantu (pustu) di desa, diingatkan untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kerapihan guna menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman dan sehat.
Selain itu, Camat mengimbau agar setiap permasalahan internal diselesaikan melalui mekanisme organisasi, serta menghindari penyampaian keluhan di media sosial. Sebaliknya, media sosial diharapkan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, seluruh ASN juga didorong untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah melalui kepemilikan rekening bank sampah.
Melalui penguatan disiplin, peningkatan kompetensi, serta implementasi empat pilar pelayanan kesehatan, diharapkan kualitas layanan di Puskesmas Tomoni Timur semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan serta harapan masyarakat di wilayah Tomoni Timur. (Red)





