Luwu Timur, Chaneltimur.com – Sebanyak lima desa di Kecamatan Tomoni Timur ditetapkan sebagai lokus Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2026. Kelima desa tersebut adalah Desa Kertoraharjo, Desa Alam Buana, Desa Margomulyo, Desa Purwosari, dan Desa Cendana Hitam.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari tahapan penilaian STBM Award yang bertujuan memastikan penerapan lima pilar STBM berjalan secara optimal, baik dari aspek perubahan perilaku masyarakat, ketersediaan sarana sanitasi, maupun komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Guna memantapkan persiapan menghadapi verifikasi, Pemkab Luwu Timur menggelar rapat Persiapan Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Selasa (04/08/2026), yang dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Rapat yang dihadiri oleh berbagai stakeholder tersebut tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak, menyusun strategi, mengidentifikasi kesiapan dokumen dan lokasi verifikasi, serta menetapkan pembagian tugas masing-masing perangkat daerah dan pemangku kepentingan agar proses verifikasi dapat berjalan optimal hingga pelaksanaan STBM Awards yang berlangsung sampai November 2026.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa keberhasilan meraih STBM Award membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, khususnya kepala desa, kepala puskesmas, camat, serta perangkat daerah terkait.
“Oleh karena itu, saya berharap koordinasi terus diperkuat, terutama kepada kepala desa agar aktif berkoordinasi dengan kepala puskesmas dan camat,” tegas Bupati Irwan.
Camat Tomoni Timur, Yulius, yang hadir dalam rapat menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya lima desa di wilayahnya sebagai lokus Verifikasi STBM Award 2026. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung program sanitasi berbasis masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur akan mengawal secara intensif seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan verifikasi lapangan. Pendampingan akan dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah desa, Puskesmas Tomoni Timur, serta seluruh pihak terkait agar setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara maksimal.
“Kami mengapresiasi penetapan lima desa di Kecamatan Tomoni Timur sebagai lokus Verifikasi STBM Award 2026. Pemerintah kecamatan siap mengawal seluruh proses persiapan sehingga setiap desa dapat menghadapi verifikasi dengan sebaik-baiknya,” ujar Yulius.
Olehnya itu, camat meminta seluruh kepala desa agar lebih proaktif mempersiapkan seluruh persyaratan yang akan menjadi objek verifikasi, baik dari sisi administrasi maupun implementasi lima pilar STBM di lapangan. Menurutnya, kesiapan dokumen harus sejalan dengan kondisi riil di masyarakat sehingga hasil verifikasi dapat mencerminkan capaian yang sesungguhnya.
“Saya berharap seluruh kepala desa memanfaatkan waktu yang ada untuk melengkapi seluruh persyaratan, memperkuat koordinasi dengan Puskesmas dan Pemerintah Kecamatan, serta memastikan seluruh indikator STBM benar-benar terpenuhi. (Red)





