Suso Fest 2026 Dorong Wisata Ramah Lingkungan di Pantai Ujung Suso

oleh -12 membaca
oleh

LUWU TIMUR, Chaneltimur.com Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, berubah menjadi ruang kampanye wisata ramah lingkungan melalui pelaksanaan Suso Fest 2026, yang digelar pada 19–20 September 2026.

Mengusung tema “Eco-Escape: Fun, Clean and Connect”, festival ini memadukan berbagai kegiatan mulai dari hiburan, olahraga, seni, edukasi lingkungan, layanan kesehatan, hingga aksi bersih pantai. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Burau, Selaras Batara Guru, Famajjah Art, dan PIK Remaja Matundreng SMA Negeri 7 Luwu Timur.

Konsep green event dan zero waste menjadi fokus utama. Pengunjung diajak mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan disarankan membawa tumbler sendiri selama berada di kawasan wisata.

Rangkaian kegiatan pada hari pertama diawali dengan Sabtu Sehat Juara (SSJ), sosialisasi bantuan hidup dasar, pemeriksaan kesehatan, donor darah bersama RSUD I Lagaligo Wotu, serta lomba mewarnai tingkat SD. Dilanjutkan dengan talk show bertema “Peduli Sampah, Peduli Masa Depan”, Bike to Suso Fest, pertunjukan seni, dan sesi berbagi bersama Duta Wisata Sulawesi Selatan, Irfan Syauqi Madani dan Dzakira Maharani.

Pada hari kedua, peserta turut berpartisipasi dalam peringatan World Cleanup Day melalui aksi bersih-bersih kawasan Pantai Ujung Suso.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, PT Vale Indonesia, PT Mars, BUMD, Puskesmas, PMI, serta masyarakat setempat.

Sekretaris Panitia Suso Fest 2026, Wildam, menyampaikan bahwa festival ini tidak sekadar hiburan, melainkan upaya memperkenalkan Pantai Ujung Suso sebagai destinasi wisata yang berkembang sekaligus berkelanjutan.

“Harapan kami, wisatawan dan masyarakat semakin sadar menjaga lingkungan. Pantai Ujung Suso bukan hanya tempat wisata, tetapi juga sumber ekonomi masyarakat. Kami ingin wisatanya maju, lingkungannya tetap bersih, dan masyarakat semakin sejahtera,” ujar Wildam.

Ia berharap Suso Fest dapat terus berjalan dan menjadi contoh kegiatan wisata berbasis lingkungan di Luwu Timur.

Lap Andi apriansyah