Forum Pengurangan Resiko Bencana di Mubar Resmi Dibentuk

oleh -7 membaca
oleh

MUBAR, Chaneltimur.com – Kabupaten Muna Barat (Mubar) tak luput dari potensi kejadian bencana yang dapat menimbulkan resiko besar pada masyarakat. Untuk itu Pemkab Mubar berupaya mengurangi resiko dari kejadian bencana dengan membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB). Kegiatan ini digelar di gedung KONI setempat, Rabu (6/9/2023).

Plt. Kepala BPBD Mubar, Karimin mengatakan pembentukan FPRB di Mubar sebagai mitra kerja dalam penanganan kebencanaan. Khususnya pada pengkajian pencegahan resiko terjadinya bencana.

“Tujuan pertama kita bentuk lembaga ini adalah untuk mitra kerja kita (BPBD). Yang mana kerja utama dari forum ini adalah dibidang prabencana.” Terangnya.

Walaupun tidak menuntut kemungkinan setelah kejadian bencana tanggap daruratnya juga akan dilibatkan,” sambung Karimin saat disela-sela kegiatan sosialisasi dan pembentukan FPRB tersebut.

Karimin menyebut bahwa hadirnya FPRB di Mubar sangat penting. Mengingat Mubar sebagai daerah yang memiliki 11 potensi bencana yang bisa terjadi.

Kata Karimin berdasarkan hasil kajian resiko bencana. Mulai dari bencana puting beliung, ombak pasang, banjir, kekeringan, kebakaran hutan, longsor, kerusuhan sara, gempa bumi, wabah penyakit, tsunami dan gagal panen.

“Dengan terbentuknya FPRB yang memiliki tugas pada pengkajian dari sisi pencegahan dan pengurangan resiko bencana itu sangat penting. Yang nantinya dapat melakukan sosialisasi kebencanaan sehingga informasi mengenai pencegahan resiko bencana bisa sampai hingga tingkat terbawah,” jelasnya.

Mantan Kadis Perumahan ini menambahkan dalam pembentukan FPRB itu melibatkan banyak elemen masyarakat mulai dari pemerintah, LSM, media massa, dunia usaha dan lainnya. Sehingga melalui Kegiatan sosialisasi dan pembentukan FPRB itu sekaligus untum meningkatkan kesiapsiagaan unsur pentaheliks di masyarakat dalam pengurangan risiko bencana.

Pentahelix berarti partisipasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media massa. “Setepah terbentuk forum di kabupaten maka tugas yang paling mendesak sekali adalah pembentukan forumnya hingga ditingkat desa.” Bebernya.

Kemudian setelah terbentuk forum, mereka bisa membuat perencanaan-perencanaan yang baik dalam mendukung kegiatan-kegiatan Kebencanaan di Mubar,” pungkasnya Karimin.

Reporter: Dedi