Luwu Timur, Chaneltimur.com – Situasi di perbatasan Desa Karondang dan Desa Munte, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, masih dalam status siaga.
Pasalnya, teror suara letusan misterius di wilayah perbatasan tersebut ternyata bukan hanya terjadi sekali. Warga menyebut letusan sudah terjadi *sejak kemarin*, dan kembali terjadi *setelah Shalat Isya tadi malam sebanyak 2 kali letusan*.
Kondisi tersebut membuat warga dari dua desa yang baru saja berdamai itu kembali saling curiga dan saling tuduh sebagai pelaku letusan.
Menyikapi situasi yang berpotensi memicu konflik susulan, *jajaran Polsek Bone-Bone bergerak cepat*. Sejak tadi pagi, personel kepolisian sudah *standby dan bersiaga di pos perbatasan* Karondang-Munte untuk melakukan pengamanan dan penyisiran.
“Kami sudah siaga di pos perbatasan sejak pagi, karena laporan letusan memang sudah ada sejak kemarin-kemarin. Kami lakukan penyisiran untuk mencari pelaku,” ujar sumber di lapangan.
Meski sudah melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi, *hingga saat ini polisi belum menemukan pelaku maupun barang bukti* terkait sumber letusan tersebut.
Polisi masih mendalami apakah letusan tersebut berasal dari senapan rakitan, senapan angin milik pemburu, atau ada pihak ketiga yang sengaja ingin memprovokasi agar dua desa yang sudah damai kembali bentrok.
Saat ini aparat kepolisian terus melakukan patroli dan mengimbau warga Desa Karondang dan Desa Munte untuk tetap tenang, tidak terpancing isu provokasi, dan tetap menjaga komitmen perdamaian yang telah disepakati bersama.
Situasi hingga pagi ini dilaporkan masih kondusif di bawah penjagaan ketat Polsek Bone-Bone.
*Laporan: Tim Chanel Timur – Tanalili,(Masdin amor,SH)





