Sultra, Chaneltimur.com – Supardi bersama Pasukan SEGEMA secara tegas menyatakan kecaman keras terhadap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas mandeknya proyek jalan provinsi di kabupaten bombana jalan poros boepinang-bambaea yang hingga kini tidak menunjukkan progres signifikan, meskipun anggaran yang dialokasikan tergolong besar.
Kondisi ini mencerminkan krisis akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan. Keterlambatan yang berlarut-larut, minimnya keterbukaan informasi, serta indikasi lemahnya pengawasan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah gagal menjalankan tanggung jawabnya kepada rakyat.
Supardi (Pasukan SEGEMA) menegaskan: “Ini bukan lagi soal teknis, ini soal tanggung jawab. Jika pemerintah tidak mampu menunjukkan akuntabilitas, maka konsekuensinya jelas: kehilangan legitimasi di mata rakyat.”
TUNTUTAN TEGAS PASUKAN SEGEMA:
Transparansi total atas penggunaan anggaran proyek jalan provinsi, tanpa manipulasi dan tanpa ditutup-tutupi.
Percepatan (ekspedisi) penyelesaian proyek dengan langkah konkret dan terukur, bukan janji semata.
Evaluasi dan pencopotan pihak-pihak yang terbukti lalai, baik kontraktor maupun pejabat terkait.
Publikasi timeline resmi penyelesaian proyek sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
ULTIMATUM KERAS: Pasukan SEGEMA memberikan waktu 7 (tujuh) hari kerja kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk:
Menunjukkan langkah nyata dan terukur dalam percepatan proyek.
Menyampaikan laporan terbuka kepada publik terkait progres dan penggunaan anggaran.
Apabila ultimatum ini diabaikan, maka Pasukan SEGEMA akan:
Menggelar aksi besar-besaran sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakbecusan pemerintah.
Melaporkan dugaan kelalaian dan potensi penyimpangan kepada lembaga pengawas dan aparat penegak hukum.
Menggalang kekuatan masyarakat untuk mengawal langsung proyek hingga tuntas.
Kami tegaskan, ini bukan sekadar kritik — ini adalah peringatan keras dari rakyat.
“Akuntabilitas atau Lengser” bukan slogan, tetapi konsekuensi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara harus memilih:
bertanggung jawab kepada rakyat, atau menghadapi tekanan publik yang tak terhindarkan.
Pasukan SEGEMA





