Jeneponto, Chaneltimur.com – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Jeneponto menggelar kegiatan sosialisasi di Perlimaan Sidenre, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Jumat 22/5/2026.
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut menyasar para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan perlimaan. Fokus utama sosialisasi adalah mengingatkan kembali kewajiban penggunaan sabuk keselamatan bagi pengemudi dan penumpang mobil, serta tata cara pemasangan tali helm yang benar bagi pengendara sepeda motor.
Kapolres Jeneponto melalui Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP A.M. Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa keselamatan dimulai dari hal-hal kecil. Penggunaan helm saja tidak cukup; tali helm harus dipasang dengan benar hingga terdengar bunyi ‘klik’. Itu menandakan helm tersebut melindungi kepala secara optimal saat terjadi benturan,” ujar AKP A.M. Yusuf.
Ia juga menyoroti masih banyaknya pengendara yang menggunakan helm tanpa mengencangkan tali pengikat, bahkan ada yang hanya sekadar menaruh helm di kepala. Hal ini dinilai sangat berbahaya karena helm dapat terlepas saat terjatuh atau mengalami kecelakaan.
Petugas juga memberikan contoh langsung kepada pengendara cara memasang helm yang benar. Beberapa pengendara yang kedapatan tidak menggunakan sabuk keselamatan diberikan teguran humanis serta edukasi di tempat.
AKP A.M. Yusuf mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jeneponto untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia berharap kesadaran ini tidak hanya muncul saat ada petugas di jalan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Kami ingin masyarakat selamat sampai tujuan. keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar aturan. Jadilah pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini disambut positif oleh masyarakat setempat. Salah seorang pengendara, mengaku baru menyadari pentingnya bunyi ‘klik’ pada tali helm. “Selama ini saya kira sudah benar, ternyata kencang pun harus sampai bunyi klik. Terima kasih polisi sudah mengingatkan,” ujarnya.
Polres Jeneponto berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa secara rutin di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan serta pusat aktivitas masyarakat guna mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Jeneponto.





