MUNA BARAT, Chaneltimur.com – Sebanyak 233 aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam momentum pelantikan tersebut, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan seluruh aparatur agar tidak hanya bangga dengan status kepegawaian, tetapi juga mampu membuktikan kualitas pengabdian melalui profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah/janji PNS tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Muna Barat, Rabu (4/11/2026), disaksikan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan rohaniawan.
Dalam arahannya, Darwin menyampaikan bahwa pengangkatan menjadi PNS merupakan tahapan penting dalam perjalanan pengabdian seorang aparatur negara. Setelah melewati masa sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama kurang lebih satu tahun, kini para peserta memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia mengapresiasi 233 peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pengangkatan tanpa ada yang gugur.
Sebelumnya, mereka juga telah mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menurut Darwin, status PNS harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan kesadaran terhadap tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Setiap aparatur dituntut memahami tugas pokok dan fungsi serta mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah ke dalam pekerjaan nyata sesuai bidang masing-masing.
Ia mencontohkan, penyuluh pertanian harus mampu mendukung program pemerintah di sektor pertanian, termasuk pompanisasi. Sementara tenaga pendidik harus menjalankan kebijakan pendidikan dan kurikulum yang telah ditetapkan.
Darwin juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan netralitas ASN.
Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah tidak boleh terlibat dalam politik praktis maupun aktivitas kampanye dalam setiap momentum pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.
“Kewajiban kita menjaga netralitas. Tidak berpolitik praktis. Tidak boleh ada kampanye. Kalau ada musim caleg maupun cakada, kita harus netral. Kewajiban kita memberikan contoh kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain persoalan netralitas, kedisiplinan menjadi salah satu poin yang turut ditekankan. Darwin meminta seluruh PNS mematuhi ketentuan jam kerja, mengenakan pakaian dinas sesuai aturan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta memperhatikan ketentuan tempat tinggal ASN yang berlaku di Kabupaten Muna Barat.
Tak kalah penting, ia mengingatkan aparatur agar menjaga kerahasiaan jabatan dan negara. Informasi kedinasan yang bersifat rahasia, termasuk kebijakan internal pimpinan, tidak boleh disebarluaskan kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan.
“Jangan sampai rahasia negara yang tidak boleh diketahui orang banyak justru disampaikan kepada orang lain. Misalnya, kebijakan-kebijakan yang disampaikan pimpinan dan harus dipegang teguh, tetapi kemudian diceritakan di mana-mana, termasuk di warung kopi,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab pengabdian yang sesungguhnya.
Karena itu, 233 PNS yang baru dilantik diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik, menjaga kepercayaan negara, serta memberikan pelayanan publik yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Muna Barat.
Laporan : Dedi





