Pimpin Upacara HKN, Camat Tomoni Timur Tekankan Disiplin dan Transformasi Aparatur

oleh -10 membaca
oleh

LUWU TIMUR, Chaneltimur.com –  Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang berlangsung di halaman Kantor Camat Tomoni Timur, Senin (18/5), menjadi momentum penegasan pentingnya disiplin dan peningkatan kompetensi aparatur pemerintah dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.

Upacara dipimpin langsung oleh Camat Tomoni Timur, Yulius, dan diikuti para kepala unit kerja, kepala sekolah, kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Kecamatan Tomoni Timur.

Dalam amanatnya, camat menekankan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Menurut dia, kebiasaan sederhana seperti hadir tepat waktu dan mengikuti apel pagi menjadi indikator keseriusan aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau kita mulai disiplin mengikuti apel pagi, termasuk upacara dan hadir tepat waktu di kantor, maka saya yakin pelaksanaan tugas akan berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa paradigma pemerintahan saat ini tidak lagi sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan dituntut menghadirkan pelayanan publik yang efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Karena itu, seluruh ASN diminta terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan. Kompetensi dan inovasi, kata dia, menjadi faktor utama dalam menciptakan pelayanan publik yang prima.
“Kalau hari ini kita masih bekerja standar dan sekadar memenuhi kewajiban, maka kita akan tertinggal. Kita harus melakukan transformasi yang lebih adaptif, mengedepankan solusi kreatif, dan berani keluar dari zona nyaman,” katanya.

Mantan jurnalis tersebut juga menyoroti pentingnya literasi teknologi di kalangan aparatur pemerintah. Menurut dia, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) harus dipandang sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas kerja, bukan ancaman.

Ia menilai, aparatur yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan sulit bersaing dalam era transformasi digital.
“AI tidak bisa menggantikan pelayanan manusia karena AI tidak punya perasaan. Tetapi orang yang menguasai teknologi itulah yang bisa menggeser posisi kita jika kita tidak mulai melek teknologi,” ujarnya.

Di akhir sambutan, camat mengajak seluruh ASN dan aparat desa ikut menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Luwu Timur ke-23 dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memasang umbul-umbul di depan rumah masing-masing sebagai bentuk partisipasi dan rasa memiliki terhadap daerah. (Red)