Serangkaian Perayaan Hari Raya Nyepi di Desa Benteng

oleh -13 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com Masyarakat Hindu di Desa Benteng, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur akan merayakan Hari Raya Nyepi dengan serangkaian kegiatan yang penuh makna. Berikut adalah tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Beberapa hari sebelum Nyepi, umat Hindu akan melakukan persembahyangan dan menyucikan benda sakral pura ke laut atau sumber air untuk membersihkan diri dan alam semesta (Melasti).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Burau, Camat Burau, Kades Benteng, Pemangku Adat, Tokoh Agama, dan masyarakat setempat. Rabu, 18/3/2026.

Sehari sebelum Nyepi, akan dilaksanakan upacara Tawur Kesanga untuk keseimbangan alam, diikuti dengan pawai Ogoh-ogoh yang akan diakhiri dengan pembakaran simbol sifat jahat (Bhuta Kala) di sore/malam hari.

Pada hari H Nyepi, umat Hindu akan menjalani Catur Brata Penyepian dengan empat pantangan: tidak menyalakan lampu atau api (Amati Geni), tidak bekerja (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan), dan tidak bersenang-senang (Amati Lelanguan).

Sehari setelah Nyepi, umat Hindu akan mengakhiri masa keheningan dengan bersilaturahmi dan mengunjungi keluarga (Ngembak Geni). Red.