Peletakan Batu Pertama Masjid di Desa Lindo, Ini Pesan Pj. Bupati Mubar

oleh -24 membaca
oleh

MUBAR, Chaneltimur.com – Pj. Bupati Muna Barat (Mubar) telah meresmikan pembangunan peletakan batu pertama masjid Nur Salam yang bertempat di Desa Lindo, Kecamatan Wadaga, Selasa (5/07/2022)

Dr. Bahri mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Mubar ia sangat mengapresiasi atas kerjasama masyarakat yang telah menghibahkan lahannya dan atas swadaya untuk pembangunan rumah ibadah tersebut.

Menurutnya, Masjid adalah sarana beribadah dan fasilitas pada pelayanan publik dalam menyelaraskan pola hubungan antara manusia dan sang pencipta, Untuk itu, lanjut Bahri masjid sudah sepatutnya harus ada disekitar kita, baik tingkat desa kecamatan maupun kabupaten.

“Kalau berbicara masjid kami dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi sebab dalam sektor pembangunan kami tidak hanya mengejar pembangunan fisik tapi kita selaraskan dan kembangkan antara pola hubungan antara manusia dan Allah SWT ” Ucap Bahri saat membawakan sambutan di hadapan warga.

Jebolan STPDN ini mengakui yang menjadi persoalan urgent yang terjadi adalah masyarakat dapat membangun masjid secara swadaya namun tidak dapat memakmurkan masjid itu sendiri

Untuk itu, pihaknya berharap selain dapat membangun masjid juga dapat memakmurkan nya.

Saya mohon kita semua agar tidak hanya membangun masjid tetapi tugas kita adalah sebagai tokoh agama, tokoh masyarakat agar bagaimana memakmurkan masjid juga”

Untuk itu ia juga berharap agar kegiatan-kegiatan keagamaan harus mendapatkan dukungan penuh karena bagian dari peningkatan spiritual kepada Allah SWT .

“Sekali lagi, karena tadi masyarakat sudah mengalokasikan dana Rp100 juta maka kami dari Pemda muna barat memberi Rp100 juta juga” pungkasnya

Sementara Kepala Desa Lindo Armaya mengatakan atas nama pemerintah desa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemkab mubar atas bantuannya, sebab dengan hadirnya rumah ibadah tersebut masyarakat dapat meningkatkan nilai takwa baik pada generasi saat ini maupun selanjutnya.

Ia menyebut masyarakat telah menghibahkan lahannya dengan luas lahan 25×30 Meter dan membutuhkan anggaran sebesar kurang lebih 1 milyar untuk menuntaskan pembangunan masjid tersebut.

” Untuk ukuran lahan 25×30 m, sementara ukuran masjid 17×20 meter,
sebagian dari swadaya masyarakat sekitar 100 juta dan Alhamdulillah Pemda alokasi kan dana 100 juta juga, kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya” tutupnya. (Deddy)