LUWU TIMUR, Chaneltimur.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tomoni Timur dikemas melalui kegiatan kreatif. Para pelajar dan masyarakat diajak menuangkan perspektif mereka tentang kemerdekaan melalui fotografi, lukisan, serta pentas seni dan budaya dalam rangkaian “Potret Merdekamu 2026”.
Untuk karya fotografi, foto karya Peserta dapat memilih salah satu dari dua tema yang telah ditentukan, yakni “Merdeka Versi Kamu” dan “Wajah Tomoni Timur”.
Tema “Merdeka Versi Kamu” memberikan kesempatan kepada peserta untuk menginterpretasikan makna kemerdekaan berdasarkan pengalaman dan sudut pandang masing-masing. Kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana, seperti semangat belajar, kebersamaan, gotong royong, kreativitas, maupun perjuangan meraih cita-cita.
Adapun tema “Wajah Tomoni Timur” mengajak peserta mengabadikan berbagai potensi dan kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Objek fotografi dapat berupa keindahan alam, budaya, keanekaragaman masyarakat, kehidupan desa, aktivitas warga, hingga berbagai sisi kehidupan Tomoni Timur yang memiliki nilai cerita.
Selain fotografi, rangkaian kegiatan juga akan menghadirkan pameran lukisan yang menampilkan karya para siswa serta sejumlah karya pelukis yang dikenal di Kecamatan Tomoni Timur. Kegiatan tersebut juga akan dilengkapi dengan pentas seni dan budaya, sebagai ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Camat Tomoni Timur Yulius mengapresiasi keterlibatan pelajar, seniman, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kreativitas merupakan salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak dan masyarakat Tomoni Timur. Melalui fotografi, lukisan, serta seni dan budaya, mereka tidak hanya membuat sebuah karya, tetapi juga menyampaikan cerita tentang bagaimana mereka melihat kemerdekaan dan lingkungan tempat mereka hidup,” kata Camat.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat menjadi ruang pembelajaran dan apresiasi bagi generasi muda.
“Jangan melihat kemerdekaan hanya sebagai sejarah masa lalu. Mari kita isi kemerdekaan hari ini dengan kreativitas, prestasi, kepedulian dan karya-karya positif yang bisa menjadi kebanggaan Tomoni Timur,” ujarnya.
Sementara itu, I Wayan Mardinata, selaku panitia yang bertanggung jawab atas pelaksanaan lomba fotografi, pameran lukisan, serta pentas seni dan budaya, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya pelajar, dalam mengekspresikan kreativitas.
“Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak dan masyarakat untuk menunjukkan bahwa Tomoni Timur memiliki banyak cerita dan potensi yang layak untuk diabadikan. Melalui foto, lukisan, dan pentas seni budaya, mereka dapat menceritakan Tomoni Timur dari sudut pandang mereka sendiri,” ujar Mardinata.
Menurut dia, tema “Merdeka Versi Kamu” dan “Wajah Tomoni Timur” sengaja dipilih agar peserta tidak terpaku pada satu bentuk pemaknaan kemerdekaan. Peserta justru didorong menemukan cerita dari lingkungan terdekat mereka.
“Tidak harus sesuatu yang besar. Alam di sekitar kita, kehidupan di desa, budaya, keberagaman masyarakat, aktivitas anak-anak, maupun momen sederhana bisa menjadi karya yang memiliki cerita. Yang terpenting adalah bagaimana peserta melihat dan menyampaikan makna dari apa yang mereka abadikan,” katanya.
Mardinata juga mengajak para pelajar dan masyarakat yang telah memiliki karya untuk segera menyerahkannya kepada panitia sesuai ketentuan. Ia berharap partisipasi masyarakat semakin luas sehingga pameran nantinya dapat menjadi representasi kreativitas warga Tomoni Timur.
Karya fotografi dan lukisan yang terkumpul selanjutnya akan dipamerkan dalam Pameran Potret Merdekamu 2026 pada 9–14 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Kecamatan Tomoni Timur. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus panggung bagi talenta-talenta muda dan pelaku seni budaya di Tomoni Timur. (Red)





