LUWU TIMUR, Chaneltimur.com – Camat Tomoni Timur, Yulius, menyosialisasikan program ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) kepada para kader Posyandu Desa Cendana Hitam. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Sabtu (23/5/2026) pagi, di sela-sela peringatan Hari Posyandu Nasional 2026. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat peran aktif kader posyandu dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan terkecil masyarakat.
Acara edukasi ini dilaksanakan langsung seusai kegiatan “Sabtu Sehat Juara” (SSJ), sebuah program rutin yang memadukan aktivitas fisik dan penguatan koordinasi warga. Agenda olahraga bersama tersebut diikuti secara antusias oleh aparatur sipil negara (ASN) lingkup kecamatan serta elemen masyarakat desa, termasuk para kader posyandu. Kehadiran barisan kader ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Cendana Hitam, I Made Puspasari.
Dalam arahannya di tengah lapangan, Yulius menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangat krusial bagi para kader posyandu. Melalui momentum Hari Posyandu Nasional, ia berharap para kader tidak hanya fokus pada isu kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak yang peka terhadap dinamika sosial serta kondisi trantib terkini di wilayah Kecamatan Tomoni Timur.
Ia memaparkan bahwa saat ini kondisi keamanan di tingkat desa terus diperketat melalui optimalisasi peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Petugas Satlinmas di setiap desa kini rutin menggelar patroli malam untuk memastikan setiap dusun aman terkendali. Langkah preventif ini juga difokuskan pada penegakan jam malam bagi remaja agar tidak ada lagi pelajar yang berkeliaran di luar rumah di atas pukul 22.00 Wita.
“Sebagai orang tua, kita harus gelisah kalau anak kita pukul 22 malam belum ada di rumah. Harus kita cari, itu namanya orang tua yang bertanggung jawab terhadap anaknya,” ujar Yulius menegaskan pentingnya fungsi pengawasan berlapis dari lingkungan keluarga.
Selain urusan jam malam, Camat Tomoni Timur juga mengingatkan para kader dan orang tua untuk mewaspadai ancaman laten yang mengintai generasi muda saat ini. Ia menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba dan maraknya aksi tawuran antar-pelajar yang dapat merusak masa depan. Secara khusus, Yulius juga menyoroti risiko penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja, yang memerlukan sinergi pengawasan ketat antara pemangku kepentingan, kader kesehatan, dan institusi keluarga demi mewujudkan lingkungan desa yang aman dan sehat. (Red)





