Gubernur Sultra Resmikan SPPG Polresta Kendari, Standar Tinggi untuk Pelayanan Gizi Masyarakat

oleh -6 membaca
oleh

KENDARI, Chaneltimur.com Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Polresta Kendari, Senin (30/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar melalui program makan bergizi gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa fasilitas SPPG yang berada di lingkungan Polresta Kendari telah memenuhi standar tinggi dari sisi kelayakan bangunan, higienitas, serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.
Menurutnya, keberadaan fasilitas ini layak dijadikan model dan rujukan bagi pengembangan layanan serupa di kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tenggara.
“Fasilitas ini sudah sangat baik, mulai dari kebersihan dapur, proses pengolahan makanan, hingga sistem distribusinya. Ini menjadi contoh yang dapat direplikasi di daerah lain agar pelayanan pemenuhan gizi masyarakat semakin merata,” ujar Andi Sumangerukka saat melakukan peninjauan.

Usai peresmian, Gubernur meninjau langsung seluruh area dapur SPPG, termasuk ruang penyimpanan bahan pangan, area pengolahan makanan, sistem pengemasan, hingga armada distribusi yang akan menyalurkan makanan bergizi ke sekolah-sekolah sasaran.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keamanan pangan dan kualitas gizi yang telah ditetapkan.

Keberadaan SPPG Polri di Kendari menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan program strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda.
Program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah agar tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang lebih baik di masa depan.

Gubernur menekankan bahwa upaya pemenuhan gizi bukan sekadar memberikan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Jika kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi Sultra yang sehat, kuat, dan siap bersaing,” katanya.
SPPG Polri sendiri berfungsi sebagai pusat pengelolaan bahan pangan yang terintegrasi, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pengolahan makanan, hingga distribusi ke titik-titik penerima manfaat.

Dengan sistem pelayanan yang terstruktur dan profesional, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik secara efektif serta berkelanjutan.
Selain memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, keberadaan fasilitas ini juga diyakini akan berkontribusi dalam menekan angka stunting di Sulawesi Tenggara.

Pemerintah daerah menilai program ini sejalan dengan prioritas pembangunan sektor kesehatan, khususnya dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting dan perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya dari sisi kesehatan, operasional SPPG juga dinilai memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.
Kebutuhan bahan pangan yang terus meningkat untuk operasional dapur membuka peluang besar bagi petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM lokal untuk menjadi pemasok utama bahan baku.
Hal ini secara langsung akan mendorong perputaran ekonomi daerah, memperkuat sektor usaha mikro, dan menciptakan lapangan kerja baru.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pun menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara Polri, Badan Gizi Nasional, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan strategis tersebut.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor utama keberhasilan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dengan diresmikannya SPPG Polresta Kendari, Pemerintah Provinsi Sultra berharap layanan pemenuhan gizi masyarakat semakin optimal, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Sultra Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius.kahar