Gubernur Sultra dan Mendikdasmen RI Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan

oleh -6 membaca
oleh

Sultra, Chaneltimur.com Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan Gedung Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMAN 7 Kendari, Sabtu (10/1/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis nasional dalam rangka meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sultra, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, penempatan program strategis nasional revitalisasi satuan pendidikan, termasuk pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) Merah Putih, merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Tenggara, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri beserta jajaran. Program ini sangat membantu daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, modern, dan berkualitas. Kami berharap program strategis seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menandatangani prasasti simbolis peresmian pembangunan empat unit sekolah baru, masing-masing SMAN 1 Ngapa, SMAN 3 Tomia, SMAN 3 Kulisusu Utara, dan SMAN 1 Pakue Utara. Pembangunan sekolah baru ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan.
Selain pembangunan sekolah baru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 147 sekolah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan total nilai lebih dari Rp72 miliar. Bantuan tersebut difokuskan pada perbaikan dan peningkatan sarana prasarana pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan representatif.
Sementara itu, Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. secara simbolis meresmikan 81 sekolah hasil revitalisasi serta dua unit sekolah baru yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp122 miliar.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa ke depan, arah kebijakan revitalisasi pendidikan di Sulawesi Tenggara akan difokuskan pada wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal), khususnya daerah kepulauan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia secara menyeluruh.
Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen RI menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menyukseskan program revitalisasi satuan pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa realisasi program revitalisasi pendidikan di Sultra telah mencapai 100 persen.
Mendikdasmen juga berharap seluruh sarana dan prasarana pendidikan yang telah dibangun dan direvitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal serta dirawat dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan dan generasi muda Sulawesi Tenggara. Lap.kahar