Dua Tahun Memimpin Tomoni Timur, Camat Jalankan 1.197 Agenda Pelayanan Publik

oleh -5 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com Genap dua tahun mengemban amanah sebagai Camat Tomoni Timur sejak 8 Mei 2024, Yulius mencatatkan ritme kerja yang padat dalam menjalankan pelayanan publik di wilayah tersebut. Berdasarkan data aplikasi Si Cakap (Sistem Camat Kelola Agenda Publik), tercatat sebanyak 1.197 agenda telah dilaksanakan selama dua tahun kepemimpinannya.

Rinciannya, sebanyak 415 agenda terlaksana sepanjang 2024 dan 782 agenda pada 2025. Seluruh aktivitas tersebut terdokumentasi sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Menurut Yulius, Tomoni Timur memiliki karakteristik sosial yang unik karena dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, agama, dan tingkat pendidikan yang beragam.

“Tomoni Timur adalah miniatur Indonesia di Luwu Timur. Keberagaman ini menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah, sekaligus menuntut pelayanan publik yang inklusif dan merata,” ujarnya, Jumat (8/5).

Ia menuturkan, selama dua tahun memimpin, dirinya tidak hanya menjalankan fungsi administratif pemerintahan, tetapi juga berupaya memperkuat harmoni sosial melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

Interaksi dengan tokoh lintas agama, petani, kalangan akademisi, hingga anak-anak sekolah menjadi bagian dari keseharian dalam membangun komunikasi pemerintahan yang terbuka.

Meski sejumlah capaian telah diraih, Yulius mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Persoalan tersebut di antaranya ancaman rabies akibat tingginya populasi hewan penular rabies, perbaikan infrastruktur jalan tani, optimalisasi jaringan irigasi pertanian, serta percepatan penanganan stunting.

Ia menyadari ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik terus meningkat, sementara kemampuan pemerintah masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan sumber daya.

“Masih banyak yang perlu dibenahi. Ini menjadi evaluasi bersama agar pelayanan publik ke depan semakin baik,” katanya.

Ia menegaskan, capaian yang diraih Kecamatan Tomoni Timur tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, kepala desa, perangkat kecamatan, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Ia menyebut keberhasilan pembangunan di wilayah itu merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong seluruh pihak.

“Kalau ada prestasi, itu milik bersama. Tetapi jika masih ada kekurangan, itu menjadi tanggung jawab saya untuk terus melakukan pembenahan,” tandasnya.

Memasuki tahun ketiga kepemimpinan, Yulius mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan terus bergerak bersama mewujudkan Tomoni Timur yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. (Red)