Camat Tomoni Timur Tekankan Disiplin ASN dan Pelayanan Publik dalam Upacara HKN

oleh -6 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com Camat Tomoni Timur memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Camat Tomoni Timur, Jumat (17/4/2026), yang diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut.

Peserta upacara terdiri atas staf kecamatan, tenaga kesehatan Puskesmas, guru dan kepala sekolah, kepala desa beserta aparat desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Upacara berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak sebagai pelaksana upacara adalah gabungan Pemerintah Desa Purwosari, SDN Purwosari, dan Puskesmas Tomoni Timur.

Upacara HKN merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan sebagai upaya meningkatkan rasa patriotisme dan kedisiplinan ASN.

Dalam amanatnya, camat menegaskan pentingnya pelaksanaan upacara sebagai bagian dari disiplin aparatur, termasuk aparatur desa yang mengemban amanah negara.

“Meskipun hari ini bertepatan dengan jadwal work from home (WFH), upacara tetap dilaksanakan sesuai arahan pimpinan di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, camat menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Puskesmas.

Ia meminta agar pelayanan kepada pasien, baik di fasilitas kesehatan maupun saat kegiatan lapangan seperti posyandu, terus mengedepankan prinsip pelayanan prima.

“Slogan senyum, salam, sapa harus terus diimplementasikan, bukan sekadar menjadi slogan,” katanya.

Camat juga menyoroti pengelolaan sampah di setiap unit kerja, termasuk kewajiban memiliki rekening bank sampah sebagai bagian dari persyaratan administrasi kepegawaian dan pemerintahan desa.

Ia menegaskan bahwa kepemilikan rekening bank sampah menjadi syarat dalam pengurusan administrasi, termasuk kenaikan pangkat bagi ASN serta pencairan anggaran desa.

Di akhir amanatnya, camat mengajak seluruh ASN menjadi teladan di tengah masyarakat serta aktif mensosialisasikan program pemerintah daerah.

Ia juga mendorong setiap unit kerja untuk mempublikasikan kegiatan melalui media sosial sebagai sarana edukasi dan transparansi kepada masyarakat. (Red)