LUWU TIMUR, Chaneltimur.com – Pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 mulai dilaksanakan hari ini dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan dukungan kepada petugas sensus dengan menyampaikan data yang benar, lengkap, dan tepat waktu.
Ajakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Bupati Luwu Timur Nomor 500.14/123/BUP tentang Dukungan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diterbitkan pada 1 April 2026. Dalam surat edaran itu ditegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda prioritas nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendata seluruh aktivitas usaha yang bergerak di berbagai sektor ekonomi.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional yang lebih tepat sasaran.
Di Kecamatan Tomoni Timur, pelaksanaan sensus telah diatur dengan penempatan petugas di setiap desa. Desa Margomulyo, Pattengko, dan Purwosari masing-masing akan dilayani oleh dua orang petugas sensus mengingat luas wilayah dan jumlah objek pendataan yang relatif lebih banyak. Sementara desa-desa lainnya akan didampingi oleh satu orang petugas sensus.
Camat Tomoni Timur, Yulius, mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima kehadiran petugas sensus secara baik dan kooperatif selama proses pendataan berlangsung.
Menurut Yulius, keberhasilan sensus sangat ditentukan oleh keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang dibutuhkan petugas di lapangan.
“Petugas sensus hadir untuk menghimpun data yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang jelas, jujur, lengkap, dan bertanggung jawab sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujar Yulius.
Ia juga meminta pemerintah desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Tomoni Timur turut membantu menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada warga. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar petugas dapat menjalankan tugasnya dengan lancar hingga akhir masa pendataan pada 31 Agustus 2026.
Menurut Camat , keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas BPS, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Semakin baik kualitas data yang diberikan, semakin akurat pula gambaran kondisi ekonomi daerah yang akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, BPS menjamin bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur berharap para pelaku UMKM, pedagang, petani, pengusaha, dan seluruh pelaku ekonomi lainnya dapat berpartisipasi aktif selama proses pendataan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai penting agar data ekonomi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan dan mampu menjadi pijakan bagi perencanaan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, masyarakat diharapkan dapat menyambut petugas yang datang ke lokasi usaha masing-masing serta memberikan informasi yang diperlukan demi suksesnya pelaksanaan sensus yang akan berlangsung hingga akhir Agustus mendatang. (Red)





