Semarakkan HUT RI ke-81, Desa Cendana Hitam Gelar Aneka Lomba

oleh -1 membaca
oleh

Luwu Timur, Chaneltimur.com Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, ambil bagian dalam aneka perlombaan yang digelar untuk memeriahkan momentum kemerdekaan.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Cendana Hitam. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme warga yang mengikuti sekaligus menyaksikan berbagai perlombaan. Sejumlah kegiatan bahkan berlangsung hingga malam hari.

Kepala Desa Cendana Hitam, I Made Sudarsana, membuka langsung rangkaian perlombaan tersebut. Ia didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cendana Hitam dan Bhabinkamtibmas Desa Cendana Hitam, Aiptu Akib Camin.

Dalam sambutannya, I Made Sudarsana mengatakan kegiatan perlombaan bukan sekadar hiburan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan kebersamaan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh masyarakat dapat bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan. Bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” kata I Made Sudarsana.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya peserta lomba, untuk menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
“Yang paling penting adalah kebersamaan dan kegembiraan. Menang atau kalah itu bagian dari perlombaan. Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat rasa persatuan di Desa Cendana Hitam,” ujarnya.

Sebanyak sembilan jenis perlombaan disiapkan untuk memeriahkan perayaan tersebut. Jenis lomba disesuaikan dengan kelompok usia dan karakter peserta sehingga hampir seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi.
Perlombaan tersebut meliputi lomba makan kerupuk, lari karung, gendong istri, tangkap bebek, pukul paku, pancing botol, lari kelereng, tarik tambang, serta voli antar-dusun.

Lomba makan kerupuk dan pancing botol diperuntukkan bagi anak-anak putra dan putri. Sementara lari karung melibatkan anak-anak, dewasa, hingga orang tua, baik putra maupun putri.

Adapun lomba gendong istri dan tangkap bebek diperuntukkan bagi peserta orang tua. Lomba pukul paku diikuti remaja dan orang tua putra, sedangkan lari kelereng melibatkan anak-anak putra dan putri.

Antusiasme warga semakin terlihat dalam lomba tarik tambang yang melibatkan anak-anak dan orang tua putra maupun putri. Sementara lomba voli antar-dusun terbuka untuk kategori umum dan mempertemukan peserta dari sejumlah dusun di Desa Cendana Hitam.

Kepala Desa Cendana Hitam berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang mempertemukan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kegembiraan.
“Semoga kegiatan ini bisa terus kita laksanakan dan semakin baik dari tahun ke tahun. Mari kita jadikan perayaan HUT RI sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kekompakan masyarakat,” kata Sudarsana.

Lapangan Desa Cendana Hitam pun berubah menjadi ruang perjumpaan warga. Sorak penonton, tawa peserta, dan persaingan dalam berbagai perlombaan berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Bagi warga, perayaan kemerdekaan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Semangat itu juga tumbuh melalui kegiatan sederhana yang mempertemukan anak-anak, orang tua, dan masyarakat dari berbagai dusun dalam satu ruang.

Di Desa Cendana Hitam, kemerdekaan dirayakan melalui kebersamaan dengan perlombaan, kegembiraan, dan semangat gotong royong yang berlangsung hingga malam hari. (Red)