Sebuah Utas Untuk Warga Rutan Jeneponto Bersama Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri

oleh -2 membaca
oleh

Jeneponto, Chaneltimur.com – Pembinaan Narapidana merupakan sebuah sistem. Sistem pembinaan narapidana ini bertujuan untuk mendidik, membina dan membimbing narapidana dengan memperbaiki pola pikir dan perilaku serta mental setiap narapidana selama menjalani masa pidananya.

Hal ini di sampaikan oleh PJ Bupati Junaedi Bakri disela sela kunjungannya ke Hutan Kota minggu 26 mei 2024 dalam captionnya pj bupati jeneponto menyampaikan sebagai berikut

“Berkunjung ke Hutan Kota yang dimanfaatkan oleh Narapidana Rutan Jeneponto, termasuk tempat pengolahan sampah terpadu, semoga kedepan kita mampu menjadikan image Rumah Tahanan selain sebagai pembinaan juga berfungsi sebagai rumah produksi” OPD terkait agar membangun kolaborasi dgn Rutan”

Lebih lanjut Pj Bupati Jeneponto ini berharap agar kiranya OPD terkait agar dapat membangun Kolaborasi dengan Rutan.

Untuk diketahui bersama, dengan adanya program-program pembinaan di rumah tahanan ini berfungsi menjadi agen dalam sosialisasi nilai-nilai, pengetahuan dan keterampilan kepada warga binaan. Nilai-nilai yang ditanamkan kepada warga binaan lebih terfokus pada penerapan nilai kebersamaan, nilai akhlak mulia, nilai budi pekerti, nilai kesetiakawanan dan nilai kemandirian. Sedangkan keterampilan yang diajarkan berupa membuat tas, dompet, kotak tisu, baju, menyalon, bermusik, dan lain sebagainya.

Termasuk dengan pelaksanaan sosialisasi kepada narapidana tentunya memiliki dampak yang positif yaitu adanya perubahan sikap narapidana menjadi lebih rajin ibadah, rendah hati, sabar, ikhlas, warga binaan juga menjadi lebih mandiri dan memiliki bekal setelah keluar dari Rumah Tahanan.

Dengan demikian  terdapat resosialisasi di rutan yaitu adanya pengembalian nilai-nilai positif terhadap warga binaan,
Sehingga upaya pembinaan yang efektif bagi narapidana akan menjadi lebih baik lagi setelah keluar nantinya. harap Junaedi Bakri.’

Mansur Lau