PURA-PURA LUPA Karya: Rahmat, S.Pd

oleh -91 membaca
oleh

Sultra, Chaneltimur.com –

Jangan pura-pura lupa
Sejengkal Kenang pun mereka berjuang
Jangan pura-pura lupa
Kalian lahir dari jeritan pertiwi
Yang berdarah-darah
Jangan pura-pura lupa
Dari Rahim siapa kalian melihat mereka!

Sejak 74 tahun yang lalu
Saat senapan serdadu dengan beringas
Memangsa jiwa
Teriakan takut menjadi lantunan merdu terdengar
Anak istri jelita mereka yang diambil Keintimannya
Lantas sekarang,
Kalian pura-pura lupa?

Pancasila tumbuh subur dari tetes air mata dan darah
Pancasila adalah pelukan ibu menahan sengsara
Pancasila adalah senjata melawan ketidakadilan
Pancasila adalah rumah bagi seluruh rakyat
Lalu dengan tidak tahu diri
kalian jadikan ia alasan membenarkan ego sendiri?

Isu agama dijadikan kepentingan
Pancasila dijadikan persembunyian atas kebohongan
Ibu pertiwi menjadi olok-olokan
Lalu dengan gagah kalian bicara tentang merdeka,
Penindasan, ketidakadilan padahal kalian sendiri dalangnya!

Masih adakah rumah sebenar-benarnya rumah?
Masih adakah merdeka sebenar-benarnya merdeka?
Jika masih,
Tolong kembalikan!

RAHMAT, S.Pd. (Lahir di Lapolea, 20 Mei 1995. Lulusan Universitas Halu Ole pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Angkatan 2014)