PST Tondasi Sukses Jadi Jawara di Piala Kemerdekaan Tingkat Kecamatan Tiworo Utara

oleh -38 membaca
oleh

MUBAR, Chaneltimur.com – PST Tondasi, Desa Tondasi berhasil meraih juara 1 (satu) setelah menaklukan Tim Desa Santiri pada pertandingan final Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat diselenggarakan oleh Panitia HUT RI ke-77 tingkat Kecamatan Tiworo Utara.

Laga final ini berlangsung di lapangan Desa Tondasi, Sabtu (27/8/2022).

Penyelengaraan lomba memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ini, Kecamatan Tiworo Utara bekerjasama dengan seluruh desa dengan menggelar beberapa jenis lomba. Salah satunya sepak bola.

Koordinator bidang sepak bola, Anton merasa bersyukur kegiatan lomba Perayaan HUT RI di Kecamatan Tiworo Utara dapat berjalan dengan baik. Terutama pada partandingan sepak bola.

“kami berterima kasih pula kepada seluruh elemen masyarakat sekitar yang turut menjaga keamanan jalannya pertandingan hingga selesai dibabak final ini,” ungkapnya Sabtu (27/8/2022).

Ia juga menjelaskan pada laga Final itu, Desa Tondasi berhasil menaklukan Desa Santiri dengan skor 2:1. Atas kemenenangan itu, Desa Tondasi sebagai tuan rumah keluar menjadi jawara.

“Iya Desa Tondasi memenangkan pertandingan saat berhadapan dengan Desa Santiri di partai final sore tadi dengan skor 2:1,” ujarnya .

Sementara itu, Kepala Desa Tondasi Ruslan mengungkapkan rasa kebanggannya kepada tim yang telah merebut gelar juara bergengsi di level Kecamatan Tiworo Utara pada perayaan kemerdekaan kali ini.

“Saya berharap seluruh pemain jangan puas hati dengan kemenangan ini, terus berlatih sehingga kemampuan bermain meningkat minimal bisa konsisten dalam permainan pada laga apapun itu,” pungkasnya.

Ditempat berbeda, Pelatih Tim Desa Tondasi Hasanudin sapaan akrab Rappe merasa sangat puas dengan kinerja pemain besutannya.

” Saya mengatakan kepada pemainku bahwa tim Desa Santiri/Pulau Balu adalah tim kuat dan tidak boleh dianggap remeh, terbukti bisa sampai dibabak final mereka memiliki komposisi yang cukup baik,” ujarnya.

“Tapi kami tetap optimis hingga mampu memenangkan pertandingan dengan skor manis 2 : 1, kami akan tetap berlatih untuk ikut bertanding di laga selanjutnya, kami juga siap mengundang tim lain untuk agendakan laga persahabatan,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada pertandingan itu, tensi permainan cukup tinggi, semua tim berambisi memenangkan pertandingan, seperti yang terlihat pada babak semi final. Perselisihan pun tak terhelakan antara Desa Tondasi vs Desa Bero. Itu terlihat saat pemain yang tak mau menerima keputusan wasit dengan cara keluar dari lapangan. (Deddy)