POLSEK BONE-BONE EDUKASI PELAJAR SMPN 1 BONE-BONE: CEGAH KEKERASAN SEKSUAL, PERKAWINAN ANAK DAN NARKOBA

oleh -2 membaca
oleh

Luwu Utara, Chaneltimur.com – Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus digencarkan. Polsek Bone-Bone Polres Luwu Utara hadir memberikan edukasi dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Termasuk Kekerasan Seksual dan Stop Perkawinan Anak serta Pencegahan Narkoba di UPT SMPN 1 Bone-Bone, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Senin (06/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Utara Ny. Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T., Camat Bone-Bone Verawaty Suhady, S.Sos., M.M., Kapolsek Bone-Bone yang diwakili Ps. Panit Urmin Unit Reskrim Polsek Bone-Bone Aiptu Joko Isdiyanto, Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Bone-Bone, para guru dan ratusan siswa-siswi UPT SMPN 1 Bone-Bone.

Acara dibuka dengan penyambutan, penampilan Tari Padduppa oleh siswi SMPN 1 Bone-Bone, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan sambutan Kepala UPT SMPN 1 Bone-Bone Anwar Sadat, S.Pd.,M.Pd.

Materi inti disampaikan dalam dua sesi. Sesi pertama tentang pencegahan kekerasan termasuk kekerasan seksual dan perkawinan anak disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Luwu Utara Ny. Misnawati Andi Abdullah Rahim. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya perlindungan diri, keberanian melapor, dan bahaya perkawinan usia anak bagi masa depan pendidikan dan kesehatan.

Sesi kedua tentang pencegahan narkoba dibawakan oleh Aiptu Joko Isdiyanto dari Polsek Bone-Bone. Ia mengedukasi pelajar tentang jenis-jenis narkoba, modus peredaran di kalangan remaja, dampak hukum dan kesehatan, serta cara menolak dan melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

“Kami ingin anak-anak kita tumbuh di lingkungan sekolah yang aman, sehat dan bebas narkoba. Edukasi sejak dini adalah kunci agar mereka tidak menjadi korban kekerasan maupun narkoba,” ujar Aiptu Joko Isdiyanto.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini. Menurut Kepala UPT SMPN 1 Bone-Bone, sosialisasi ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini.

Kegiatan berakhir pukul 11.00 Wita dalam keadaan aman, tertib dan lancar, serta diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif antara sekolah, orang tua, pemerintah dan Polri dalam melindungi generasi muda.

*Liputan: Masding Amor, S.H.*