Pj. Buteng, Andi Muhammad Yusuf Berkunjung ke Wajo, Lakukan Kerjasama Pengembangan Sentra IKM

oleh -7 membaca

Wajo, Chaneltimur.com – Bupati Wajo, yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop UKM), Andi Ashari dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Andi Liliyannah menerima kunjungan kerja Penjabat (Pj) Bupati Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, Andi Muhammad Yusuf, Kamis (6/7/2023).

Kunjungan Kerja Pj Bupati yang juga putra Wajo ini adalah untuk studi tiru, salah satunya pengembangan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) pengembangan sutera. Pasalnya di Buteng juga ada sentra IKM tenun yaitu katun.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Andi Aso Ashari yang didampingi Kabid Perindustrian, Muhammad Darwis pun membawa Pj. Bupati Buteng bersama rombongan berkunjung ke UPT Logam Alsintan dan Tekstil Dinas Perindustrian Sulsel di Sempange serta Toko Losari Silk untuk melihat proses pemintalan benang, penenunan serta kain sutera.
Kepala Dinas Perindagkop UKM, Andi Aso Ashari menyampaikan sangat bersyukur karena pengembangan persuteraan di Kabupaten Wajo mulai menjadi destinasi studi tiru daerah lain.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo berterima kasih kepada Bapak Pj Bupati Buteng bersama rombongan. Beliau sekaligus pulang kampung ini. Apalagi, ingin menjadikan pengembangan IKM persuteraan Wajo sebagai contoh di daerahnya,” ucap Andi Aso Ashari.
Mantan Staf Ahli Bupati ini juga mengaku siap bekerjasama dan berkolaborasi untuk pengembangan sentra IKM Wajo dan Buteng. “Kami juga siap menenunkan sutera sesuai motif pesanan yang diberika oleh Pemkab Buteng. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kunjungannya,” ucapnya.
Sementara Pj. Buteng, Andi Muhammad Yusuf mengaku salut dengan upaya yang dilakukan Pemkab Wajo bekerjasama dengan pemprov Sulsel dalam mengembalikan Kejayaan sutera.
Alumni STPDN inipun mengintruksikan kepada OPD Buteng yang terkait untuk melaksanakan kerjasama lanjutan Pemkab Wajo dalam hal pengembangan SDM pada sentra pertenunan di Kabupaten Buteng.
“Saya minta kepada Pak Sekda untuk membuat motif khusus untuk ditenun di Wajo yang nantinya akan dijadikan batik seragam bagi semua ASN di Buteng,” ucapnya. (Rusli Iyung Sari)