Jeneponto, Chaneltimur.com – Sebelumnya beredar peristiwa di sosial media orang tua siswa bersama 2 orang lainnya mendatangi sekolah SDN 14 Tamalatea Jeneponto dan di duga mengeroyok seorang guru bernama Hj Nursiah Sinrang usai mendapat kabar anaknya di cekik dan ditampar pihak oleh guru dan pihak guru telah di bantah dengan mengatakan bahwa anak tersebut dipukul ringan bagian mulut karena mengolok-olok dirinya tanpa niat menganiaya.
Kasus mendapat perhatian publik secara luas, dan menyayangkan adanya insiden pengeroyokan guru,, yakni ketua pengurus persatuan guru republik indonesia ( PGRI ) kabupaten Jeneponto langsung menghubungi pihak mendikbud untuk memastikan akan mengawal kasus guru tersebut.
Secara organisai pihak PGRI sangat menyesalkan dan mengecam tindakan orang tua yg melakukan kekerasan terhadap guru dan Ketua PGRI sudah melakukan pendampingan terhadap kasus dan mengawal proses hukum yg sedang berlangsung
Pesan ketua PGRI Kabupaten Jeneponto Zaidil Amin menyampaikan , agar teman teman dan anggota PGRI dalam hal ini para guru kab jeneponto agar bijaksana menerima informasi terkait kasus ini dan tdk terpancin untuk melakukasn aksi yg melanggar hukum, krn kasus ini sudah dalam penanganan pihak polres jeneponto dan mari kita mengawal kasus ini sambil menunggu proses hukum yg sedang berlangsung.tegasnya” ketua PGRI Kab jeneponto.
Mansur Lau





