Masyarakat Tarengge Minta Agar Proyek Penimbunan Lapangan Tarengge Agar di Tinjau Kembali

oleh -213 membaca
oleh

Luwu Timur,Chaneltimur.com – Proyek penataan lapangan Desa Tarengge dengan nomor kontrak 602.1/59/SP-Kontrak/Disparbudmudora yang dikelola oleh CV. Dwi Satrya pada bulan September 2021 lalu kondisinya sangat memprihatinkan.

Dimana penataan lapangan yang menelan anggaran Rp. 415.777.000,- (Empat ratus lima belas juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah) melalui APBD 2021 sampai saat ini terhitung lima bulan pasca dikerjakan belum dapat digunakan.

Terlihat di lokasi lapangan sepak bola memang ada beberapa titik yang tergenangi air sehingga mungkin di duga pipa yang tertanam di lapangan sebagai fungsi perasapan yang tertanam tidak berfungsi secara maksimal.

Pemuda Desa Tarangge sangat menyayangkan anggran yang di gunakan dalam proyek tersebut sehingga mereka mendesak Dinas terkait bisa meninjau kembali lapangan ini dan dibenahi mengingat lapangan ini satu-satunya sarana olah raga di Desa Tarengge.

“Pemuda mendesak agar lapangan segera dibenahi, Dinas terkait jangan tinggal diam melihat kondisi lapangan seperti ini, telan anggaran sebanyak itu tapi justru tidak bisa difungsikan, kalau hanya hasilnya seperti ini mending tidak usah ditata,” Tegas Kepala Dusun.

“Penataan lapangan olah raga Desa  Tarengge ini menghabiskan anggaran ratusan juta hanya menambah koleksi bangunan bersumber dari APBD yang tidak difungsikan alias mubazir, penampakannya seperti sawah siap tanam,” Kata Rusman Kepala Dusun Stigma.

Di komfrmasi mantan kepala dinas disparbudmudora H,amris yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas kominfo mengatakan “Bisa dicross check nanti dengan gambar perencanaan nya dan proses pelaksanaan nya, apakah pipa serapan’nya belum maksimal bisa ditanya juga konsultan pengawas “pungkasnya.

Insyaallah dalam waktu dekat ini akan dilanjutkan dengan penanaman rumputnya, karena anggarannya melekat pd APBD pokok tahun 2022 pekerjaan yang di laksanakan Pada THN lalu adalah penimbunan dan pemasangan pipa serapan air, bebernya.

Kita berharap agar bisa bersabar karena kalau lapangannya ingin lebih baik dan dapat difungsikan sebagai lapangan olahraga khususnya bola, lapangan ini telah dibuat degan standar lapangan bola yang baik, tapi untuk rumputnya akan dikerjakan tahun ini. tandasnya.

Sementara konsultan perencana saat di komfirmasi via telpon akan menindak lanjuti proyek tersebut setelah mendengar keluhan dari warga .

” insyah allah hari minggu saya akan tinjau langsung terkait apa yang keluhan warga terkait lapangan tersebut, memang kemarin itu saya peridiksi kepadatan timbunan agak over sehingga membuat air tidak cepat meresap ke pipa pembuangan sehingga terjadi genangan ” ucap thio.

Karna memang kemarin pemasangan pipa peresapan tidak di pasangi ijuk yang berfungsi sebagai penyaring karna tidak ada dalam RAB, kalau sampai hari minggu kondisi masi tetap sama maka saya akan kordinasikan kembali dengan pihak kontraktornya untuk melakukan penambahan pipa persepan karna pekerjaan tersebut masi tahap pemeliharaan oleh kontraktor, cetusnya. (Tim)