Korban Resah, Delapan Terduga Pelaku Perusakan Puluhan Rumah di Wakatobi Bebas Berkeliaran

oleh -1,579 membaca
oleh

Wakatobi, Chaneltimur.com Belum hilang rasa takut Masyarakat Desa Waha dan Desa Wa Pia-Pia Kecamatan Wangi-Wangi pasca peristiwa penyerangan dan perusakan puluhan rumah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kini 8 (Delapan) Orang terduga Pelaku Yang sempat di Amankan oleh Kepolisian Resor (Polres) Wakatobi Bebas Berkeliaran.

Hal itu di sampaikan oleh Eliadin salah satu Tokoh Pemuda Desa Wa Pia-Pia sekaligus Korban dalam Insiden tersebut.

Eliadin mengungkapkan, Kejadian pada malam itu mencekam bagi Warga di dua desa itu pasalnya Sekelompok pemuda, diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang datang mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam berupa parang dan busur.

Mereka melempari rumah-rumah warga dengan batu dan benda keras lainnya Suara bising motor, teriakan, dan lemparan batu membuat warga setempat panik dan bersembunyi di dalam rumah

Menurutnya, penyerangan tersebut bukan tindakan anarkis spontan, melainkan aksi kekerasan yang terencana dan menyerupai perampokan

“Mereka bukan hanya melempar rumah warga, tapi juga menggedor-gedor pintu dan mengambil barang milik warga. Bahkan mereka membawa senter dan senjata tajam, seolah sudah mempersiapkan segalanya sebelum menyerang,” ungkapnya Senin (10/11/2025).

Dikatakannya, Dari hasil penyelidikan pihak Polres Wakatobi menemukan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, busur, dan benda lain yang digunakan dalam aksi dan Puluhan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat maupun ringan.

Eliadin mempertanyakan sikap penyidik polres Wakatobi yang membebaskan para terduga Pelaku yang sebelumnya sempat di amankan pada malam kejadian

“Tidak jelas apakah pembebasan itu bersyarat atau karena alasan lain, Kondisi ini membuat warga semakin khawatir dan merasa tidak aman” ujarnya

Eliadin menegaskan bahwa para korban yang rumahnya dirusak tidak pernah memiliki masalah atau pertikaian dengan para pelaku olehnya itu warga mendesak agar penegakan hukum dilakukan secara tegas dan tidak tebang pilih.

“Kami hanya ingin keadilan ditegakkan, Polisi harus profesional dan segera menahan kembali para pelaku serta mencari pelaku lain bila masih ada,” tegasnya

“Proses penanganan kasus ini terasa lambat. Bayangkan saja, beberapa rumah yang dirusak tidak ada penghuninya, bahkan ada yang hanya dihuni perempuan. Perusakan itu dilakukan tengah malam, situasi yang sangat menakutkan,” tambahnya

Ia berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat dan profesional agar masyarakat Desa Waha Dan desa wapia pia merasakan kedamaian seperti sebelum-sebelumnya

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Wakatobi AKP Muh. Alwi Akbar saat di konfirmasi belum memberikan Tanggapan.

Sebelumnya Penyidik Polres Wakatobi Mengamankan 8 terduga Pelaku penyerangan dan Pengrusakan yang terjadi di Desa Waha dan Desa Wa Pia-Pia Kecamatan Wang-Wangi yang terjadi pada hari Minggu, (02/11/2025) Pukul 01.00 Wita

Dari 8 orang Terduga Pelaku yang di Amankan 6 orang di antaranya Masih berstatus Pelajar sementara 2 lainnya sudah tamat Pendidikan SMA

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi penyerangan itu diduga dipicu oleh motif balas dendam yang mana para pelaku mengaku sempat dihadang dan dipalang oleh sekelompok pemuda Desa Waha saat melintas usai berkunjung dari kawasan wisata Patuno.

Tak terima kemudian para pelaku kembali ke Desa Waha dengan membawa serta sejumlah teman-temannya untuk melakukan penyerangan dan merusak rumah warga

Kejadian tersebut menggegerkan warga setempat dan viral di Media Sosial.

(Sumardin)