Jeneponto,Chaneltimur.Com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional RI ke 58 Tahun 2022 tingkat Kab. Jeneponto dengan Tema “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku” di halaman Kantor Bupati Jeneponto Jalan Lanto Dg. Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Senin, 21/11/2022.
Adapun pejabat hadir dalam upacara yakni, Inspektur Upacara : Drs. H. Iksan Iskandar, M.Si. (Bupati Jeneponto), Perwira Upacara : Kapten Inf. Abd. Hakim (Pasi Pers Kodim 1425 Jeneponto), Komandan Upacara : Kapten Inf. Azis. L. Sos. (Pasi Intel Kodim 1425 Jeneponto)
Adapun susunan pasukan upacara :
Empat pleton tenaga kesehatan Kab. Jeneponto, satu pleton personil Polres Jeneponto, satu pleton personil kodim 1425 Jeneponto, satu pleton satpol PP Kab. Jeneponto, satu pleton dokter Kab. Jeneponto, Gabungan ASN dan kader Posyandu di Wilayah Kab. Jeneponto.
Hadir dalam giat tersebut :
1. H. Paris Yasir, SE. (Wakil Bupati Jeneponto), Arifuddin, SE. (Ketua DPRD Kab. Jeneponto), AKBP Andi Erma Suryono, SH., S.I.K. (Kapolres Jeneponto), Letkol Inf. Agus Tanra, S.Ag. (Dandim 1425 Jeneponto), Susanto Gani, SH.,MH. (Kejari Jeneponto), Muh. Arifin Nur, SH.,MH. (Sekda Kab. Jeneponto), Hj. Hamsiah Iksan, SE. (Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Jeneponto), Dr. dr. H. Syafruddin Nurdin, M.Kes. (Analis Kebijakan Madya Pemda Jeneponto), Susanty A. Mansyur, S.Km, M.Kes (Kadis Kesehatan Kab. Jeneponto), Para Staff Ahli, Asisten, Kepala OPD Pemda Kab. Jeneponto), Para Camat se Kab. Jenepont, Para Lurah, Kepala Desa yang menerima piagam penghargaan.
Sambutan Menteri Kesehatan RI yang dibacakan oleh Bupati Jeneponto sbb :
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke -58 pada tanggal 21 November 2022.
Peserta upacara yang saya hormati, PIKN ke-58 Tahun 2022 mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”. Tema ini dipilih menggambarkan Janekitnya semangat dan optimisme selurun lapisan masyarakat Indonesia yang secara bensama, bahu membainu, dan bergotong royong dalam menghadapi situasi Kesenatan di masa pandemiCOVID-19, sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali.
Feraltivitas dan produktif pear Indonesia kembali bangkit dankembali sehat. Jantangan yang kita hadapi sungat berat. Semua-mesara, dise luenhduria, sodang, menghadapi ujian. Krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19 belum soponuhya puli. Namun, di tengah tantangan Yang berat, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global in. Indonesia termasuk negara yang berhasil’ mengendalikan pandemi CO VID-19, termasuk lima besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan total, 442 juta dosis vaksin telah disuntikkan sampai dengan Oktober Meskipun begitu, kita tidak boleh lengah.
Sejak bulan Oktober, kita telah mendeteksi adanya kenaikan kembali kasus COVID-19. Data kematian menunjukkan 4 dari 5 pasien meninggal belum divaksinasi booster. Proporsi pasien yang meninggal akibat COVID-19 kali lebih banyak pada kelompok lansia dibandingkan dengan yang bukan lansia. Oleh karena itu, mari terus ingatkanmasyarakat untuk melengkapi vaksinasi COVID-19 dengan booster.
Dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, bangsa Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai bangsa yang tangeuh. Masyarakat dusun dan kampung saling melindungi dan saling berbagi. Ulama, tokoh agama, dan tokoh adat, aktif mendampingi masyarakat. Organisasi sosial keagamaan bergerak cepat membantu masyarakat.
Tenaga kesehatan, Dolti, dan jajaran birokrasi saling bersinergi. Lembaga-lembaga mendukung Pemerintah menghadapi ketidakpastian ini. Karakter bangsa Indonesia sebagai pejuang. (Mansur Lau).





