Luwu Timur, Chaneltimur.com — Gapoktan Sumber Maju Desa Margomulyo mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025. Dalam laporan pertanggungjawaban Dana oleh Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA), gapoktan ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp36.260.601 hingga akhir Desember 2025.
Laporan keuangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Gapoktan Sumber Maju I Wayan Nurja melalui Ketua LKMA Made Gindil dan Bendahara Ketut Meno, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di Desa Margomulyo.
Kegiatan itu dihadiri oleh Camat Tomoni Timur Yulius, Sekretaris Camat Delta Datutasik, Kepala Desa Margomulyo Suwanto, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Margomulyo I Wayan Silayasa, staf Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tomoni Timur, serta para pengurus kelompok tani.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, total pendapatan kotor Dana LKMA sepanjang 2025 mencapai Rp63.032.376, yang bersumber dari bunga dana bergulir petani pada periode Januari–Juni dan Juli–Desember, serta bunga simpanan pada bank.
Sementara itu, total biaya operasional yang dikeluarkan tercatat sebesar Rp26.771.775, meliputi fee pengurus, fee kelompok tani, fee Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA), serta biaya bunga bank.
Dari sisi neraca, Gapoktan Sumber Maju mengawali tahun 2025 dengan saldo awal Rp275.587.726. Sepanjang tahun berjalan, dana LKMA mengalami perputaran yang cukup signifikan melalui penyaluran dana bergulir tahap pertama dan kedua. Hingga 31 Desember 2025, saldo akhir dana LKMA tercatat sebesar Rp371.748.327.
Camat Tomoni Timur Yulius dalam kesempatan tersebut mengapresiasi keterbukaan dan akuntabilitas pengelolaan dana LKMA Gapoktan Sumber Maju. Ia menilai laporan keuangan yang disampaikan secara terbuka menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan petani serta keberlanjutan lembaga ekonomi desa.
” Ke depan, dana LKMA Gapoktan Sumber Maju diharapkan terus menjadi instrumen penguatan permodalan usaha tani, mendorong peningkatan produktivitas pertanian, serta memperkuat kemandirian ekonomi petani di Desa Margomulyo ” Kata Camat Tomoni Timur (red)





