Aliansi Petani Merica Gelar Unjuk Rasa, Tolak Tambang PT. Vale di Blok Loeha Raya Lutim

oleh -123 membaca

Luwu Timur, Chaneltimur.com –  Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Petani Merica menggelar unjuk rasa “menolak perluasan tambang PT. Vale Indonesia di Blok Loeha Raya” Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (2/8/2023).

Aliansi petani merica menolak perluasan tambang PT. Vale Indonesia, gerakan ini merupakan gerakan jilid 2 sebagai bentuk ketidak percayaan masyarakat Loeha Raya terhadap pemerintah daerah yang terkesan melakukan pembiaran bagi penambang tersebut.

Dalam orasinya koordinator lapangan Aliansi Petani Merica, Adil mengatakan, bahwa masyarakat menolak keras kehadiran PT VALE yang hendak menambang diblok Loeha Raya karena dapat merusak perkebunan merica/lada.

“Perlu di ketahui hasil petani lada dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang ada di 5 (lima) Desa seberang danau Towuti yang di bentuk menjadi Loeha Raya,” ungkap Adil

Bahkan adanya kebun lada di loeha raya sudah dirasakan asas manfaatnya oleh ribuan masyarakat baik dari dalam daerah maupun dari luar provinsi menjadi mata pencaharian masyarakat di saat panen

“Kami sudah sejahtera dengan bertani lada, kami tidak mau adanya perusahan tambang nikel yang masuk di TANAMALIA. Intinya sterilkan atau kosongkan alat-alat berat yang ada di tanah kami,” ujarnya

Dan kami kecewa dengan pemerintah daerah yang terkesan lebih berpihak kepada pihak PT. VALE. Terkhusus Ketua DPRD Luwu Timur yang nota benenya anak Putra Daerah Loeha Raya karena tidak merespon aduan kami mengenai adanya tambang nikel.

Lanjutnya, kami meminta mulai hari ini tidak mau melihat ada alat berat beraktifitas sebelum tuntutan kami di realisasikan

“KAMI TOLAK TAMBANG…TOLAK TAMBANG…!!! teriak massa aksi”. (Tim Media)